PGI mengimbau gereja-gereja membuat virtual perayaan Natal dan Tahun Baru

Sekretaris Jenderal Persekutuan Gereja Indonesia (PGI), Jacky Manuputty, pada hari Senin mengimbau gereja-gereja di seluruh Indonesia untuk melakukan virtual perayaan Natal dan Tahun Baru tahun ini karena COVID-19.

“PGI tetap menjadi himbauan yang beredar sebelumnya bagi gereja-gereja untuk merayakan Natal dan Tahun Baru dalam bentuk virtual,” kata Jacky dalam konferensi pers online di Jakarta Kunci Jawaban Brain Out .

Jika memungkinkan untuk melaksanakan kebaktian fisik di gereja, jumlah peserta harus dibatasi, dan protokol kesehatan harus dipantau secara ketat berkoordinasi dengan Satgas Penanganan COVID-19 di wilayah masing-masing, sarannya.

Ia mengatakan, rekomendasi dari satgas harus tetap diperhatikan dalam penyelenggaraan kebaktian fisik, untuk itu koordinasi antara satgas dengan pengurus jemaah gereja sangat penting Berita Teknologi Terbaru .

Jika gugus tugas mengizinkan layanan fisik, maka, sebagai bagian dari protokol kesehatan, gereja diharuskan menyediakan tempat untuk mencuci tangan, mendisinfeksi kamar sebelum dan sesudah ibadah, mencegah jemaat berjabat tangan atau melepas topeng, melarang pertemuan apa pun setelah ibadah, dan membatasi jumlah jemaat di gedung gereja.

“Kami telah mengadakan kebaktian virtual dan bentuk ibadah lainnya yang tidak menghadirkan keramaian saat terjadi pandemi ini,” kata Manuputty.

Baca Juga : Panduan Memilah Gordin Yang Sesuai Buat Jendela Kamar Tidur

PGI menyatakan prihatin dengan peningkatan penyebaran kasus COVID-19. Satgas Penanganan COVID-19 mengalami peningkatan jumlah kasus COVID-19 menjadi 664.930 kasus pada 20 Desember 2020.

Memperhatikan perkembangan tersebut, PGI mendukung keputusan pemerintah untuk mengurangi cuti bersama saat libur Natal dan Tahun Baru 2020 untuk mengekang penularan COVID-19. (INE)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *